Pagi ini dapat telpon dari guru di Pesantren nun jauh di Tapian Danau Ateh Pondok Pesantren Dr.M.Natsir Alahan Panjang. Kita koordinasi terkait persiapan acara besok dalam rangka hari ibu, evaluasi persiapan ini dan itu, salah satu yang membuat beliau khawatir adalah peserta apalagi hari hujan yang membuat orang malas untuk bepergian, ah ini kebalikan dari sebenarnya ya, hujan adalah pembawa rezeki, dan main...
Surat cinta yang dikirim dari Kota Radja (Atjeh) oleh lelaki yang LDR itu kepada Istrinya di Belanda tertanggal 5 April 1887, isinya masih sulit dipecahkan, walau tulisanya rapi dan penuh seni tetapi rangkainnya penuh teka-teki Kata-kata yang sering dia ulamg-ulang adalah tentang penyakit itu. Karena penyakit itu dia dikirim ke Atjeh oleh pemerintah Belanda. Dia sebagai seorang pakar yang sudah Professor sangat diandalkan...
Sedang asyik menelusuri beberapa spot menarik di Kota Leiden bersama bu Upik sambil berfoto, tiba-tiba terdengar sapaan “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kita terhenti sejenak ternyata seorang pemuda sepertinya dari Maroko menyapa, langsung kita menjawab “waalksalam warahmatullahi wabarakatuh” dengan senyum. Sebagai pendatang baru tentu agak surprise dapat sapaan salam ditengah muslim yang minoritas.Sapaan itu terus melantun setiap berpapasan dengan muslim lainnya, terutama dari ibu- ibu...
Setelah sampai di schipol di sambut dengan hujan rintik-rintik lebih kurang jam 07.00 berangkat dianterin dari wassenaar sekitar 06.30 setelah subuh.Banyak yg kita ceritakan di mobil dengan tante ini yg sering nganterin kemna2. Bagaimana cerita beliau di Belanda bikin terharu, bisa dibuat satu novel.A: Tante kalau naik Singapura Airlines lebih 2 kg ngak pa tan? T: 'Aku belum pengalaman naik itu mbak'A: Teman...
Dipertemukan oleh Teh Ayu di Leiden Centraal ketika melepas beberapa PhD dari Unpad untuk pulang ke tanah air. Pertemuan kita dilanjutkan menuju KringLoop, dalam perjalanan tercapai kesepakatan akan berpetualang Ke Kota Gent, Belgium. Sebelum berangkat ke Belanda tidak ada dalam list kegiatan untuk berkunjung ke negara lain. Tapi ajakan uni Ira Safitri D dan saran teh Ayu Swaningrum, schedule tersebut perlu di revisi,...
Ditepian sungai Lille Prancis ditengah udara yang cerah yang tidak sedingin Belanda. Memberanikan duduk sambil memandang jembatan dengan arsitektur sederhana dibandingkan dengan bangunan lainnya yang sehari ini kami nikmati. Perjalanan ke kota Lille bersama teman-teman Indonesia yang lagi belajar di Belanda dengan berbagai latar belakang studi yang di koordinir oleh pengurus PPI Den Haag. Merenung sesaat tentang makna “Sumpah Pemuda” hari ini. Sumpah...
Molen sebutan orang sini tapi kita mengenalnya dengan sebutan kincir angin. Molen ini sudah menjadi museum, saya pikir karena sudah tua dan di museumkan berarti tidak berfungsi lagi. Ternyata sore ini Molennya berputar, tepat sekali dengan suasana sore dikala pulang dari kesibukan kampus. Uni vivi menjelaskan, bahwa Molen tersebut ada jadwal khusus untuk aktif. Molen seperti ini masih banyak tersebar di Belanda. Sekitar...
Sudah beberapa hari ke kampus, saya terus nyasar. Karena gedung-gedung disini sama aja semua. Awalnya ketika ke Leiden saya membayangkan akan di sambut dengan gerbang bertuliskan Leiden dengan huruf besar seperti masuk kampus-kampus Indonesia, ternyata hanya bayangan.... Kampusnya luas tapi juga bercampur dengan tempat tinggal. Sulit menebak apakah itu ruangan kelas atau rumah orang. Karena itu kali ya kosan disini mahal-mahal (cuma menebak),...
Lagi Ingat Cerita Cinta di Malaya 2015 yang silam Berangkat dari Jakarta dengan jadwal 18.30 akhirnya lebih awal menjadi 15.30. Karena lebih awal chek in dan petugas menyarankan agar naik pesawat yang sekarang aja. Saya dan da el berfikiran sama, oh bisa gitu ya, petugas menambahkan ngak pa lebih awal kan ? Dari pada ketinggalan pesawat ke frankfurt nantinya? Langsung saya iyakan, karena...
Ketika kamu diberi kesempatan ke Leiden maka kamu punya hutang untuk berbagi apa yang kamu dapatkan disana (Pesan seorang Ibu, agar aku selalu update apa yang aku dapatkan) Tidak semua orang diberi kesempatan menikmati perjalanan, pengalaman dan ilmu itu. Banyak orang yang ingin berada di posisimu, mempunyai impian yang sama denganmu untuk menikmati itu. Sebagian kecil ada yang bisa meraih itu sebagaian besar...
Dalam menjalani kehidupan dan mencapai cita banyak halangan rintangan yang kita hadapi, bahkan kita harus singgah diberbagai perhentian yang tidak kita hendaki. Kadang kala ketika kita singgah kita tergoda dengan suasana tempat perhentian tersebut. Kadang malah kita merasa cukup dengan apa yang ada ditempat perhentian tersebut. Akhirnya tujuan utama terlupakan dan tidak tercapai. Foto ini adalah salah satu ilustrasi dari tujuan perjalanan tersebut....
Dikabarkan dari nagariku nan Indah di Lembah gumanti, Curhatan hati dari sang adik. Uni… Pemandangan indah yang selalu uni posting tentang ke indahan nagari kita, pudar bersembunyi dibalik asap uni Tiap hari kami dari sekolah bisa memandang ke danau dan ke gunung itu. Sekarang tidak kelihatan lagi Sekarang pergi kemana-mana kami harus pakai masker Sudah tidak bebas bernafas uni Sesak sudah dada ini...
Ketika memandang Gunung Talang, yang menjulang dintara bukit-bukit yang lainnya dan berhalamankan Danau Ateh, Danau Bawah dan mempunyai anak, “Danau Talang”. Jadi ingat cerita Seorang sahabat tentang perbedaan Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Setelah mengunjungi dua candi terbesar itu dan telah menjadi warisan dunia dia berkata. Ri (begitu dia memanggil akrab namaku) aku merasa Candi Prambanan itu menampilkan ke angkuhan dan kuasanya diantara...
Kembali bertemu foto lama saya lupa difoto dari buku apa, berisi tentang tentang nasehat dan perumpamaan untuk Gadis Minang, semoga ini jadi catatan dan nasehat untuk para Gadis Minang dimanapun berada, juga untuk para gadis nusantara. Tetapi lebih dalam lagi nasehat ini adlaah bagaimana orangtua dalam mendidik sang gadis dan bagaimana hendaknya masyarakat memperlakukan sang gadis, agar para gadis tersebut menjadi “Gadis Pusako...
Gunung Talang, dan hamparan rerumputan di tepian Danau Ateh ini menjadi salah satu spot favorit saya. Walau sudah tidak terhitung berapa kali melewati dan singgah, rasa syukur dan cinta semakin bertambah tidak hanya kerena indahnya pemandangan dan sejuknya suhu yang bikin pipi memerah. Jika menelusuri bagaimana pemandangan Danau Ateh semenjak kecil, hamparan rawa yang sudah ditumbuhi rerumputan ini belumlah seluas sekarang. Dulunya air...
Setelah mengurus sebuah document penting di kabupaten Agam, Rabu 10 Juli 2019, saya bersama beberapa teman, Jalan-jalan mengelilingi Bukittinggi dengan agenda “Jelajah Fort De Kock Tempo Doeloe” terkait cerita ini akan saya ulas ditulisan selanjutnya. Tiba waktu makan siang, kita singgah di rumah makan Nasi Kapau Uni Lis, tempat langganan teman saya ketika main ke Pasar Ateh. Sungguh setelah capek mengelilingi beberapa situs...