Duhai diri,Kenapa?Engkau mengeluh kepenatan ,Engkau muram kekecewaan ,Engkau murung kesedihan,Engkau resah kebimbangan,Hanya karena,Mereka tidak datang,Bila engkau ajak kepada kebenaran.Wahai diriku Bukan niatku melontarkan lamunanku,Cuma teguran setulus saljuTak seharusnya engkau begitu!Kupahami impianmu supaya, kita semua bersatu padu ,Kusanjungi ketulusanmu,Mengajak kejalan yang satu,Namun,Realita memang tak seindah yang dimau, ...
ada orang yang bertanya oh.. tuhan kedapa hidup ku bagini haha bagitu lah kira kira namun tahukah kita ada yang pernah mengalami yang lebih susah lagi dari pada kita kemudian kenapa kita harus merasa paling susah di dunia ini ...
Seribu ungkapan untuk engkau waktu Kau selalu berjalan tanpa ragu Tak pernah melihat kebelakang Mata mu lurus kedepan Wahai engkau sang waktu Tak mau kah engkau berhenti sejenak untuk menunggu Untuk ku teman mu yang berlari untuk maju Mengejar dan melaju bersama mu Wahai engkau sang waktu ...
bangunan yang kelihatan kokoh dulu sudah lah jangan kau ceritakan lagi apa yang ada dulu sudah lah tak perlu kau berulang mengingatnya lagi kau tak tahu disana dulu ada seribu ratu kebohongan ada ribuan kata yang sudah terucap dan sekarang jadi kuntilanak perbuatan dia menjadi arwah kata kata yang tak pernah dikuburkan dia menjadi setan yang tak ditema disisinya karena tak pernah di...
ku dengar ada yang memanggil di belakang... lalu ku lihat!! ternyata gesekan daun bambu!! ku teruskan langkah! tepi entah kanapa masih ada suara! ku lihat lagi!!! tapi masih tak ada yang ku lihat kecuali daun bambu yang bergesekan karna tiupan angin aku tak mengrti ya.. ya aku masih tak mengerti kucoba luruskan pandangan terus melangkah walau debu menghalang penglihatan ku hidup... ini hidup.....
Aku rindu zaman ketika “halaqoh” adalah kebutuhan, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan. Aku rindu zaman ketika “membina” adalah kewajiban, bukan pilihan apalagi beban dan paksaan. Aku rindu zaman ketika “dauroh” menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelengkap pengisi program yang dipaksakan. ...
hari ini mungkin aku melakukan hal yang tak wajar lagi,,,,,
mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang yang sudah Meninggal untuk kedua kalinya.
Aku takut itu memberi sumbangan dosa buat Almarhum
kalau Iya Biarlah Dosanya kepadaku saja
Karena Allah masih memberi aku kesempatan Hidup
Duhai diri, Kenapa? Engkau mengeluh kepenatan , Engkau muram kekecewaan , Engkau murung kesedihan, Engkau resah kebimbangan, Hanya karena, Mereka tidak datang, Bila engkau ajak kepada kebenaran ...
Normal 0 MicrosoftInternetExplorer4 --> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";} Nikmat illahi Aku minta pada allah setangkai bunga segar Ia beri aku kaktus berduri Aku minta pada allah binatang mungil nan cantik Ia beri aku ulat berbulu Aku sedih protes dan kecewa Betapa tidak adil nya ini...